Arsip Tag: covid-19

PENGAWALAN DISHUB DARI DATANGNYA WABAH COVID-19 HINGGA ERA NEW NORMAL, APA ITU NEW NORMAL?

PERHUBUNGAN.PONOROGO.GO.ID : Sejak 20 Juni 2020 Ponorogo beserta 136 Kabupaten termasuk diantaranya Trenggalek, Pasuruan, Lumajang, dan Blitar  mengalami transisi dari zona merah menjadi zona kuning. hal ini dikarenakan Ponorogo dinilai memiliki risiko rendah dalam penyebaran virus corona (covid-19) dalam beberapa waktu terakhir.

Perubahan ini tidak lepas dari usaha satgas covid-19 termasuk Dinas Perhubungan Kabupaten Ponorogo dalam rangka sosialisasi kepada masyarakat untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan diantaranya cuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir, hendak memakai masker saat berpergian ke luar rumah, dan selalu jaga jarak minimal 1,5 meter.­­

Serangkaian kegiatan Dishub bersama dinas terkait dalam mengendalikan wabah covid-19 mulai dari penjagaan di area perbatasan, sosialisasi titik – titik kawasan tertib physical distancing, operasi masker, melaksanakan rapid test massal bagi pedagang pasar tradisional, bagi pengunjung pusat perbelanjaan dan restoran.

Pasca evaluasi dilaksanakan kini saatnya era new normal diberlakukan di kawasan Ponorogo dan akan bertahap diperluas, portal – portal di kawasan pedesaan sudah mulai di longgarkan.­­ perlu diketahui new normal adalah tatacara kehidupan baru dimana pola hidup berjalan seperti biasa tanpa pembatasan ruang gerak seperti pergi ke tempat ibadah, pasar, ke restoran, dan bekerja dengan menerapkan protokol kesehatan yaitu dengan wajib mengenakan masker, jaga jarak minimal 1,5 meter, mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir, gunakan hand sanitizer bila tangan tidak terlalu kotor.

Dengan new normal diharapkan roda perekonomian akan tetap berputar tetapi harus tetap menaati protokol kesehatan bukan berarti pandemi ini telah berakhir.

COVID-19 TERUS BERLANJUT, SOSIALIASI KAWASAN PHYSICAL DISTANCING DITERAPKAN SETIAP MINGGU

PERHUBUNGAN.PONOROGO.GO.ID: Wabah COVID-19 masih berlanjut hingga saat ini. Berbagai upaya pencegahan terus dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Ponorogo, diantaranya melakukan pemeriksaan suhu tubuh dan screening kepada setiap pengendara yang masuk ke wilayah Ponorogo guna mencegah penyebaran virus secara eksternal dan memberlakukan kawasan physical distancing di beberapa lokasi yang sering mengalami kepadatan seperti pasar dan warung.

Dinas Perhubungan bekerja sama dengan Satlantas dan Satuan Polisi Pamong Praja setiap hari nya melakukan kegiatan sosialisasi pencegahan penyebaran COVID-19 di wilayah Kabupaten Ponorogo. Diawali dengan apel pagi, rombongan tim melakukan sosialisasi terkait physical distancing di sejumlah titik rawan mulai dari Jalan Hos. Cokroaminoto menuju Aloon-Aloon Ponorogo, dilanjutkan di sepanjang pasar ex. Stasiun sampai ke utara yang mana di kawasan tersebut ada banyak pedagang dan warung yang selalu ramai pembeli.

Tujuan diadakannya sosialisasi pencegahan penyebaran COVID-19 yaitu untuk menginformasikan kepada masyarakat agar lebih waspada dalam menyikapi wabah yang banyak memakan korban jiwa ini. Masyarakat diharapkan menjaga diri agar terhindar dari virus ini dengan selalu menjaga jarak dengan orang lain (minimal 1.5 meter), menghindari kontak fisik dengan siapapun (termasuk berjabat tangan), sering mencuci tangan menggunakan sabun sesuai himbauan dan prosedur dari Dinas Kesehatan, dan yang paling penting selalu memakai masker apabila hendak keluar rumah.

Selain memberikan informasi kepada masyarakat, sosialisasi ini juga bertujuan untuk menghimbau para pedagang dan pemilik warung agar lebih mengutamakan keselamatan bersama dengan memprioritaskan pembeli membawa pulang barang yang dibelinya sehingga tidak timbul keramaian di lokasi tersebut.

Pencegahan penyebaran COVID-19 secara internal akan terus dilakukan sampai batas waktu yang belum ditentukan, begitu juga dengan kawasan yang diprioritaskan untuk physical distancing akan terus diperluas. Semoga wabah COVID-19 ini segera selesai sehingga masyarakat bisa beraktifitas dengan normal seperti sediakala.

AMANKAN PONOROGO DARI COVID – 19 DISHUB DAN SATGAS FILTER ORANG YANG AKAN MASUK PONOROGO

PERHUBUNGAN.PONOROGO.GO.ID : berbagai langkah telah dilaksanakan dalam menangani penyebaran virus corona atau Corona Virus Desease 2019 ( COVID – 19 ) dalam sebulan terakhir mulai dari social distancing atau sekarang dirubah dengan sebutan physical distancing tidak diadakannya kerumunan masa seperti pesta pernikahan, konser, acara keagamaan pembatasan operasional angkringan, cafe, dan rumah makan.

Tak sampai disini dari Pemerintah Kabupaten Ponorogo juga terus berupaya menekan dan mencegah penyebaran virus corona desease atau covid-19 khususnya di kawasan Ponorogo dengan meliburkan sekolahan, kampus, dan menutup beberapa pelayanan publik, membentuk satuan tugas dari berbagai stakeholder dan lembaga – lembaga masyarakat yang ada.

Dishub, dan Satgas Lakukan Filterisasi Orang Yang Masuk Daerah Ponorogo, Termasuk Angkutan Barang dan Angkutan Orang

Aktifnya pos pencegahan covid-19 perbatasan – perbatasan masuk kawasan Ponorogo Dinas Perhubungan Kabupaten Ponorogo (DISHUB) bersama TNI dan Polri dan Banser, memfilter armada yang masuk ke Ponorogo khususnya angkutan orang dan barang  karena pada saat ini Ponorogo dalam keadaan semi – tertutup selama virus corona atau covid-19 apalagi armada angkutan tersebut berasal dari redzone.

Cek suhu tubuh dengan thermal gun bila suhu di atas 37 derajat celcius maka dilakukan tes kesehatan dan tracing sebelum memasuki kawasan Ponorogo oleh Dinkes hal ini dilakukan untuk memetakan kesehatan dan mendata orang yang dicurigai terinfeksi corona virus, data yang didapat di olah Dinas Kominfo yang kemudian ditampilkan kepada masyarakat melalui situs dan aplikasi jejaring sosial seperti facebook, dan instagram @ponorogokab untuk mengetahui jumlah ODR, OPD, dan PDP dll yang ada di kecamatan di seluruh Ponorogo, dihimbau kepada masyarakat Ponorogo untuk tidak berburu – buru membagikan informasi sebelum dipastikan kebenarannya.