Arsip Kategori: ANGKUTAN

OPERASI GABUNGAN, DISHUB : FOKUS KEPADA ANGKUTAN JALAN

Lebih dari 24 kendaraan besar seperti truk, elf, mobil pick up dan sejenisnya terjaring razia pada operasi gabungan sadar keselamatan dan ketertiban yang dilaksanakan oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Ponorogo bersama Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur, Polres Ponorogo dan Subdenpom Ponorogo pada hari Jum’at, 28 Juli 2023.

Operasi diawali dengan melakukan APP pada pukul 08.00 WIB di depan kantor Kecamatan Babadan. Pelaksanaan APP dipimpin langsung oleh Kasi Pengendalian dan Operasi Unit Pelaksana Teknis Pengelolaan Prasarana Perhubungan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UPT P3 LLAJ) Madiun. Tujuan pada giat operasi ini yaitu melakukan penertiban teknis dan penertiban administratif terhadap angkutan jalan yang melintas di Jalan Raya Ponorogo – Madiun.

Sebagai informasi, penertiban teknis yang dimaksud meliputi pemasangan segitiga perhatian pada kendaraan, pemasangan penutup pada kendaraan yang mengangkut material, pemakaian sabuk pengaman ketika mengemudi, dan lain-lain. Sedangkan untuk penertiban administratif meliputi SIM, STNK, dan sertifikat layak jalan atau uji kir.

Selama kurang lebih dua jam razia dilaksanakan, terdapat lebih dari 24 kendaraan yang terjaring dengan kondisi uji kir mati. Hal ini menjadi perhatian tersendiri bagi Dinas Perhubungan Kabupaten Ponorogo untuk lebih mendisiplinkan para pemilik kendaraan agar tingkat kesadaran mereka naik sehingga mau melakukan uji kir demi kebaikan dan keselamatan bersama.

Operasi gabungan sadar keselamatan dan ketertiban merupakan salah satu kegiatan rutin yang melibatkan instansi – instansi terkait selain sebagai media untuk sosialisasi keselamatan kegiatan ini menjadi indikator monitor dan evaluasi pelanggaran – pelanggaran yang terjadi, kesulitan mereka atas pelanggaran yang di lakukan dan memberikan solusi/arahan.

DISHUB BERHASIL SALURKAN BLT KE 509 ORANG, TIGA KELOMPOK PROFESI TRANSPORTASI

Kenaikan BBM meninggalkan beberapa dampak diantaranya ikut naiknya bahan pokok yang berujung kepada inflasi.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur melaksanakan kegiatan penyaluran BLT (Bantuan Langsung Tunai) sektor transportasi yang ada di Ponorogo Kamis (15/12/2022) bertempat di Kantor Bidang Angkutan Dinas Perhubungan Kabupaten Ponorogo Jalan Arif Rahman Hakim No.10 Keniten Ponorogo.

Dengan pendataan dan koordinasi dari Dinas Perhubungan Kabupaten Ponorogo, berupaya agar BLT ini benar – benar tepat sasaran bertujuan untuk membantu masyarakat Ponorogo di bidang transportasi yang sangat terdampak dari inflasi dan kenaikan harga BBM.

Di hadiri oleh Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Ponorogo, Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Ponorogo, Kepala UPT P3 LLAJ Madiun, serta perwakilan dari Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur, BLT di berikan kepada tiga kelompok profesi transportasi yaitu : angkutan online, angkutan umum, dan ojek pangkalan.

Dengan satu kali penyerahan bantuan senilai Rp600.000 melalui Bank Jatim berhasil di salurkan kepada 509 orang diharapkan mampu memenuhi kebutuhan penting dan darurat di tengah inflasi dan naiknya bahan-bahan pokok.

DISHUB : PENYEKATAN ANGKUTAN HEWAN TERNAK TEKAN KEMATIAN AKIBAT PMK

Penyakit menular pada hewan berkaki empat dan berkuku genap (PMK), kini menjadi masalah yang mendapat perhatian khusus dari Pemerintah Kabupaten Ponorogo pasalnya banyak sektor ekonomi masyarakat Ponorogo yang bergantung pada hewan ternak seperti jual beli sapi di pasar sapi Kecamatan Jetis, penjual daging sapi di pasar dan produksi susu sapi di Kecamatan Sooko.

Dinas Perhubungan Kabupaten Ponorogo beserta instansi terkait Polres Ponorogo, Kodim 0802, BPBD, Dinas Pertanian, melaksanakan giat screening penyekatan angkutan ternak yang masuk daerah Ponorogo dengan tujuan menekan dan mengendalikan wabah penyakit menular mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak.

Sekitar 268 hewan ternak mati dengan terkonfirmasi penyakit PMK, membuat kegiatan penyekatan ini masif dilaksanakan dengan cara pengecekan, pemeriksaan, dan pendataan hewan ternak yang di angkut masuk ke daerah Ponorogo jika di temukan hewan ternak dalam keadaan tidak sehat maka petugas mengarahkannya untuk kembali dan dilarang membawa hewan ternak dalam keadaan sakit masuk ke daerah Ponorogo untuk semakin menekan angka penularan penyakit PMK pada hewan ternak dan menekan kematian hewan ternak akibat penyakit ini.

Terbagi lebih dari 5 POS di tersebar di seluruh penjuru Kabupaten Ponorogo, petugas dari berbagai instansi bersiaga melaksanakan deteksi dini angkutan hewan ternak dari berbagai luar daerah Kabupaten Ponorogo seperti Trenggalek, Pacitan, Wonogiri, Magetan, dll.

Terdapat sedikitnya 5 angkutan ternak dalam sehari yang melewati pos penyekatan, dengan dilaksanakannya pemeriksaan memastikan hewan ternak dalam keadaan sehat dan aman. Kegiatan ini akan terus dilaksanakan seiring mendekati momen besar Hari Raya Idul Adha dimana akan banyak sekali kontak langsung hewan ternak seperti sapi dan kambing.

Masyarakat di himbau agar tidak cemas akan adanya kasus ini karena penyakit mulut dan kuku (PMK), tidak menular kepada manusia. Tetap jaga kebersihan kandang dan batasi akses masuk ke kandang adalah salah satu cara efektif agar hewan ternak terhindar dari penyakit ini.

MELALUI DISHUB DINAS SOSIAL SALURKAN BANTUAN SEMBAKO KEPADA MASYARAKAT TERDAMPAK COVID -19, SEKTOR TRANSPORTASI

PERHUBUNGAN.PONOROGO.GO.ID : Dinas Sosial bagikan sembako melalui Dinas Perhubungan kepada tukang ojek pangkalan, driver angkutan cerdas sekolah dan juru parkir. (14/09/2020) Bertempat di dua titik penyaluran bantuan yaitu di kantor Dinas Perhubungan Jl. Halim Perdana Kusuma No.12 dan di Kantor Dinas Perhubungan Utara ( Bidang Angkutan ) Jl. Arif Rahman Hakim No.8.

Bukan hanya soal kesehatan, pandemi covid -19 yang masih berlangsung hingga saat ini juga berdampak pada aspek ekonomi. Apalagi masyarakat yang bekerja dengan berinteraksi secara langsung dengan upah yang tidak menentu di setiap harinya seperti tukang ojek non aplikasi, juru parkir, dll. dengan adanya penyaluran bantuan ini diharapkan dapat membantu perekonomian sektor tersebut agar tetap dapat bekerja sehingga perputaran ekonomi dapat terus berlangsung di tengah pandemi covid-19.

Pendistribusian berlangsung secara aman efisien dan merata. Dinas Perhubungan memberikan beberapa syarat ketika hendak mengambil sembako, diantaranya membawa fotokopi ktp, mematuhi protokol kesehatan jaga jarak saat antre mencuci tangan dan menggunakan masker.sejumlah 363 paket sembako berhasil disalurkan pada hari itu dengan pembagian sebagai berikut :

Penerima bantuan ojek pangkalan sejumlah : 122

Penerima bantuan driver Angkutan Cerdas Sekolah ( ACS ) : 43

Penerima bantuan Juru Parkir : 198

EVALUASI TIDAK HANYA LAYANAN YANG DI TINGKATAN, DISHUB TINGKATKAN MINAT BACA SISWA – SISWI PENUMPANG ACS

PERHUBUNGAN.PONOROGO.GO.ID : Rabu, 24 September 2019 Dinas Perhubungan Kabupaten Ponorogo khususnya Bidang Angkutan mengagendakan kegiatan rutin tri wulan evaluasi pengemudi Angkutan Cerdas Sekolah (ACS) bertempat di Aula Dinas Perhubungan Kabupaten Ponorogo.

Acara dimulai pagi hari Pukul 08:00 WIB dibuka oleh Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Ponorogo didampingi oleh Kepala Bidang Angkutan dan juga staf, proses evaluasi berjalan dengan baik dan efisien, banyak pengemudi ACS yang saling sapa antar trayek dalam kota dan luar kota disamping untuk meningkatkan rasa kebersamaan, agenda rutin ini juga bertujuan untuk melakukan pengecekan di bidang inventarisasi seperti rak pojok baca untuk meningkatkan minat baca para siswa – siswi, Dinas Perhubungan Kabupaten Ponorogo juga melalukan pembagian blanko untuk lomba karya tulis yang diadakan setiap tiga bulan sekali dapat di ikuti oleh siswa – siswi penumpang ACS hasil karya tulis yg sudah terkumpul akan di seleksi dan di beri penghargaan atau hadiah dari relawan, pengecekan selanjutnya adalah katalog buku, dan juga keadaan armada.

Pembinaan juga diberikan oleh Sekretaris Dinas Perhubungan, dan juga Kepala Bidang Angkutan untuk saling meningkatkan kebersamaan antar pengemudi tentu meningkatkan profesionalisme dalam rangka meningkatkan pelayanan publik dalam Bidang Angkutan Cerdas Sekolah Gratis.

Apresiasi kepada seluruh pengemudi ACS juga disampaikan dalam penutupan acara evaluasi ini, pasca diraihnya Penghargaan Wahana Tata Nugraha Dinas Perhubungan Kabupaten Ponorogo 2019 ACS menjadi objek penilaian yang berbobot, juga karena manfaat bisa dirasakan langsung oleh masyarakat luas, Berkat adanya ACS wali murid bisa lebih mudah membagi waktu untuk mengurus anak, keluarga dan mempersiapkan diri untuk bekerja. Selain itu, guru di sekolah merasa lebih tenang karena ACS terjamin disiplin waktu dan keselamatan nya, ACS Hebat.

MERAIH WAHANA TATA NUGRAHA 2019, SINYAL UNTUK MENINGKATKAN PELAYANAN PUBLIK

PERHUBUNGAN.PONOROGO.GO.ID : Dinas Perhubungan Kabupaten Ponorogo berhasil menerima penghargaan Wahana Tata Nugraha Tanpa Catatan, Plenary Hall JCC Jakarta Pusat Minggu ( 15/09/2019 ) diserahkan langsung oleh Direktur Angkutan Jalan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.

Anugrah Wahana Tata Nugraha ( WTN ) yang digelar setiap 2 tahun sekali, adalah penghargaan yang diberikan kepada provinsi atau Kabupaten/Kota, yang mampu menata transportasi publik dengan baik.

Dihadiri oleh seluruh kepala daerah yang menerima penghargaan tersebut, Ponorogo Kepala Dinas Perhubungan dan Juga Wakil Bupati ikut serta hadir dalam acara tersebut pasca Ponorogo menjadi salah satu Kabupaten di Provinsi Jawa Timur yang meraih penghargaan Wahana Tata Nugraha Tahun 2019 dari Kementerian Perhubungan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat.

Wakil Bupati ( Tengah ) bersama Kepala Dinas Perhubungan ( Kiri ) Menerima Piala Penghargaan Wahana Tata Nugraha 2019

Bidang yang dinilai dalam penghargaan ini adalah lalu lintas, bidang angkutan umum, sarana transportasi darat, bidang prasarana transportasi darat dan bidang umum menjadi dasar penilaian kinerja penyelenggaraan sistem transportasi perkotaan atau kabupaten.

TINGKATKAN KINERJA DAN KEDISIPLINAN DINAS PERHUBUNGAN KABUPATEN PONOROGO LUNCURKAN “DADAK MERAK” ABSENSI DAN LAPORAN KINERJA ONLINE TENAGA KONTRAK NON PNS

PERHUBUNGAN.PONOROGO.GO.ID : Untuk menunjang kinerja dan tingkat kehadiran karyawan dan karyawati tenaga kontrak non pns, Sub Bagian Umum dan Kepegawaian Dinas Perhubungan Kabupaten Ponorogo luncurkan Aplikasi absensi online bernama “Dadak Merak”, Aplikasi yang bekerja di smartphone android versi 5.1 atau lolipop ke atas ini dikembangkan oleh staf pengelola database Dinas Perhubungan Kabupaten Ponorogo hanya berkapasitas tidak lebih dari 5 Megabyte, aplikasi Dadak Merak dilengkapi dengan profil karyawan, absensi, dan laporan kinerja.

Dihadiri 32 orang sosialisasi di gelar Rabu ( 28/08/2019 ) bertempat di Aula Dinas Perhubungan Kabupaten Ponorogo, bertujuan untuk evaluasi, pengenalan dan teknis penggunaan aplikasi, dibuka oleh Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Ponorogo, bersama Sub Bagian Umum dan Kepegawaian dilanjutkan paparan aplikasi oleh pengembang, staf pengelola database.

Walau terdapat beberapa kendala seperti versi android yang belum update, dan beberapa penyesuaian peserta terlihat aktif dan semangat untuk bertanya dan berkonsultasi hingga akhirnya sosialisasi berjalan dengan sukses, berikut langkah Dinas Perhubungan Kabupaten Ponorogo untuk meningkatkan kinerja dan kedisiplinan waktu berangkat serta pulang karyawan tenaga kontrak non pns dengan memanfaatkan teknologi informasi yang efisien, mudah, dan cepat.

GIAT BIDANG ANGKUTAN MONITORING DAN EVALUASI ANGKUTAN CERDAS SEKOLAH ( ACS ) TRAYEK SUMOROTO, SAMPUNG, BADEGAN PASCA SOSIALISASI

PERHUBUNGAN.PONOROGO.GO.ID : Dinas Perhubungan Kabupaten Ponorogo Bidang Angkutan Seksi Angkutan Orang melaksanakan monitoring Angkutan Cerdas Sekolah ( ACS ) di kecamatan Sumoroto, Sampung, dan Badegan ( 29/07/2019 ) kegiatan ini dilaksanakan pasca diadakanya sosialisasi yang dilaksanakan ke beberapa sekolah – sekolah SMP , Mts sederajat di Kabupaten Ponorogo.

Bertujuan untuk mengevaluasi apakah masih ada minat yang berasal dari kecamatan tersebut untuk menjadi pengguna Angkutan Cerdas Sekolah ( ACS ) dan ternyata masih banyak respon untuk menaiki Angkutan Cerdas Sekolah ( ACS ) mengarah ke sekolah swasta dalam kota, penumpang masih berjumlah 10 ke atas bahkan ada yang sampai 17 siswa.

Dengan adanya zonasi monitoring dan evaluasi intensif dilakukan berkala serta di adakan tindak lanjut yang bertujuan untuk mengubah trayek – trayek yang kekurangan penumpang dan memaksimalkan armada di trayek tersebut.