Arsip Kategori: Berita

MULAI DARI PEMANCANGAN TIANG PERTAMA HINGGA PERESMIAN PASAR LEGI PONOROGO, DISHUB KAWAL KESELAMATAN TRANSPORTASI

Satu tahun telah berjalan, tepat di (24/02/2020) pemancangan tiang pertama dilaksanakan di area pembangunan Pasar Legi Ponorogo, acara yang dihadiri oleh Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Jawa Timur – Kementerian PUPR, Direktur Adhi Persada Group, Pimpinan OPD, dan perwakilan masyarakat pedagang sekitar.

Demi mendukung hikmat dan suksesnya acaranya Dinas Perhubungan Kabupaten Ponorogo Bidang Pengendalian dan Operasi melaksanakan giat pam pengamanan dan manajemen rekayasa lalu – lintas untuk menyediakan tempat parkir bagi undangan, menjaga agar jalur tetap steril dan masyarakat umum tetap nyaman dalam berkendara mencegah terjadinya crowded.

Dan tepat pada selasa (9/2/21) pasar dengan empat lantai dan tiga lantai parkir yang mempunyai luas 32.175 meter persegi ini mampu menampung 4 hingga 6 ribu pedagang megah berdiri di tengah Ponorogo, terlihat kubah masjid di bagian lantai atas pasar legi dengan daya tampung hingga 500 jamaah.

Diresmikan pada hari tersebut, diharapkan pasar mampu mendongkrak ekonomi rakyat pada masa pandemi covid-19 dan mulai beroperasi secara bertahap mulai bulan Maret
acara peresmian yang di hadiri oleh beberapa pimpinan OPD dan di ikuti oleh masyarakat sekitar pasar, dengan pam pengamanan jalan oleh Dinas Perhubungan Kab.Ponorogo, dan instansi terkait.

DISHUB SIAGA, DALOPS HINGGA PJU KAWAL KEAMANAN DAN KETERTIBAN MASYARAKAT SELAMA NATARU

PERHUBUNGAN.PONOROGO.GO.ID : Natal dan tahun baru menjadi momen yang di nantikan masyarakat khususnya masyarakat Ponorogo selain libur panjang, nataru menjadi alasan berkumpulnya berbagai macam komunitas, seperti tahun – tahun sebelumnya lokasi wisata lokal telaga Ngebel dan Aloon – aloon Ponorogo ramai di kunjungi hingga ribuan orang dari berbagai kecamatan seperti Wringinanom, Sooko, Pulung, dan Badegan dan luar daerah seperti Madiun, Magetan, Ngawi, Pacitan dan sekitarnya.

Tentu karena pandemi, nataru kali ini menjadi sangat berbeda mulai dari digelarnya pengamanan dan pos pelayanan 24 jam bersama Polres Ponorogo, Kodim 0802 Ponorogo, Dishub, Satpol PP, di beberapa titik diantaranya seperti Pos Sooko, Ngebel, depan gereja Santa Maria, dan Aloon – aloon Ponorogo pendeteksian dini siaga dilakukan untuk menghindari hal – hal yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat pada masa Natal dan Tahun baru 2021 dan senantiasa menjadi teladan protokol kesehatan di tengah masyarakat.

Hingga sampai puncaknya tgl 31/12/2020 hingga 03/01/2021 Pemerintah Kabupaten Ponorogo melalui Surat Edaran Bupati (No.713/3558/405.0.1.3/2020 tentang Upaya Pencegahan dan Pemutusan Mata Rantai Penyebaran Covid-19)
Seksi Penerangan Jalan dan Fasilitas Umum (PJU) Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Perhubungan Kabupaten Ponorogo menggelar pemadaman lampu penerangan jalan untuk menekan aktifitas di luar rumah mulai pukul 21:00 WIB hingga pukul 04:00 WIB

Selain itu satgas covid kabupaten Ponorogo juga memberikan sanksi berupa penyemprotan oleh pemadam kebakaran bila ada masyarakat yang masih berkerumun, di restoran, warung toko atau hura – hura di sudut lingkungan.

POTONG PRAKTIK CALO, DISHUB SOSIALISASI PENDAFTARAN DI URUS SENDIRI MUDAH BIAYA MURAH

PERHUBUNGAN.PONOROGO.GO.ID : UPT PKB ( Unit Pelayanan Terpadu Pengujian Kendaraan Bermotor ) dibawah instansi Pemerintah Dinas Perhubungan Kab. Ponorogo disini dilaksanakan giat menguji, memeriksa komponen kendaraan bermotor, angkutan umum, pick up, truk, agar kendaraan lulus secara teknis dan layak di gunakan di jalan raya sesuai perundang undangan yang berlaku.

Kegiatan di pimpin langsung Kepala Dinas, bersama Bidang Pengendalian dan Operasi (16/12/2020). Bertempat di Pengujian Kendaraan Bermotor ( PKB ) Jl. Arif Rahman Hakim No. 08 dengan sasaran masyarakat pengemudi R4 yang datang dan hendak mengujikan kendaraannya diarahkan oleh anggota dalops lokasi tempat untuk parkir, tata cara singkat berserta persyaratan yang dibutuhkan untuk melakukan uji kir beberapa diantaranya yaitu fotokopi ktp, fotokopi stnk, dan buku uji/kartu uji yang telah habis masa berlakunya.

Dalam masa pandemi ini UPT PKB beserta petugas pengendalian dan operasi juga senantiasa mengingatkan kepada masyarakat luas akan prokes 3 M yaitu : Memakai Masker, Menjaga Jarak, dan Mencuci Tangan dan tidak akan di layani bila ada yang melanggar salah satu diantaranya.

Tujuan dilaksanakannya kegiatan ini untuk mengedukasi masyarakat mensosialisasikan kepada masyarakat bahwa uji kir di urus sendiri ternyata sangat mudah, cepat, dan tidak ribet jika mengalami kesulitan bertanya kepada petugas adalah sebuah kewajaran dan petugas menjawab adalah sebuah kewajiban, mari berkerja sama potong praktik calo dengan tanya kepada petugas.

TINGKATKAN KESELAMATAN PELAYARAN ANGKUTAN SUNGAI, DANAU, DAN PENYEBRANGAN DISHUB PROVINSI JAWA TIMUR DAN KABUPATEN PONOROGO BERSINERGI

Pada Era Adaptasi Kebiasaan Baru (New Normal) dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat demi mencegah virus covid-19 menyebar di berbagai tempat di Kabupaten Ponorogo khususnya di kawasan wisata Telaga Ngebel. Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur dan Dinas Perhubungan Kabupaten Ponorogo bersinergi dengan mengadakan Kegiatan Sosialisasi Keselamatan Pelayaran Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan kepada Paguyuban pemilik dan operator angkutan danau Telaga Ngebel bertempat di Pendopo Kecamatan Ngebel (17/11/2020).

Di buka oleh Kepala Dinas Provinsi Jawa Timur yang diwakili oleh Kepala Bidang Perhubungan Laut dan LLASDP. dan dihadiri oleh Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Ponorogo, Kepala Bidang Destinasi dan Industri Disbudparpora Ponorogo dan Forkopimcam Ngebel. serta sebagai narasumber yaitu Basarnas, AIBINDO (Asosiasi Industri Boatyard Indonesia) Jawa Timur, dan Jasa Raharja.

Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan pengetahuan tentang keselamatan kepada masyarakat dan khususnya operator dan pengelola kapal di telaga Ngebel dan himbauan pentingnya penggunaan life jacket demi meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pelayaran angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan. Di harapkan sedikit banyak juga meningkatkan pertumbuhan ekonomi pada masa pandemi pada sektor pariwisata.

Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur memberi bantuan berupa 200 life jacket dan 100 ring buoy kepada paguyuban pemilik dan operator kapal di telaga Ngebel, sebagai wujud kepedulian Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur dan Dinas Perhubungan Kabupaten Ponorogo akan keselamatan pelayaran angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan.

MELALUI DISHUB DINAS SOSIAL SALURKAN BANTUAN SEMBAKO KEPADA MASYARAKAT TERDAMPAK COVID -19, SEKTOR TRANSPORTASI

PERHUBUNGAN.PONOROGO.GO.ID : Dinas Sosial bagikan sembako melalui Dinas Perhubungan kepada tukang ojek pangkalan, driver angkutan cerdas sekolah dan juru parkir. (14/09/2020) Bertempat di dua titik penyaluran bantuan yaitu di kantor Dinas Perhubungan Jl. Halim Perdana Kusuma No.12 dan di Kantor Dinas Perhubungan Utara ( Bidang Angkutan ) Jl. Arif Rahman Hakim No.8.

Bukan hanya soal kesehatan, pandemi covid -19 yang masih berlangsung hingga saat ini juga berdampak pada aspek ekonomi. Apalagi masyarakat yang bekerja dengan berinteraksi secara langsung dengan upah yang tidak menentu di setiap harinya seperti tukang ojek non aplikasi, juru parkir, dll. dengan adanya penyaluran bantuan ini diharapkan dapat membantu perekonomian sektor tersebut agar tetap dapat bekerja sehingga perputaran ekonomi dapat terus berlangsung di tengah pandemi covid-19.

Pendistribusian berlangsung secara aman efisien dan merata. Dinas Perhubungan memberikan beberapa syarat ketika hendak mengambil sembako, diantaranya membawa fotokopi ktp, mematuhi protokol kesehatan jaga jarak saat antre mencuci tangan dan menggunakan masker.sejumlah 363 paket sembako berhasil disalurkan pada hari itu dengan pembagian sebagai berikut :

Penerima bantuan ojek pangkalan sejumlah : 122

Penerima bantuan driver Angkutan Cerdas Sekolah ( ACS ) : 43

Penerima bantuan Juru Parkir : 198

SOSIALISASI PANDUAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN PADA ANGKUTAN PENYEBERANGAN DI MASA PANDEMI COVID – 19

PERHUBUNGAN.PONOROGO.GO.ID : Adaptasi kebiasaan baru dengan protokol kesehatan hampir dapat kita temui di seluruh kawasan Ponorogo mulai dari area Pasar, tempat – tempat ibadah, pusat perbelanjaan dan juga tempat wisata, termasuk Telaga Ngebel. Banyak muda-mudi dan keluarga menghabiskan waktu bersama untuk sekedar bersantai atau menyantap berbagai kuliner yang ada di sepanjang jalan yang mengelilingi Telaga Ngebel dengan tetap menjaga jarak, pakai masker, serta sering mencuci tangan pakai sabun/handsanitizer.

Pesan-pesan disampaikan melalui papan informasi agar masyarakat tidak bosan-bosannya menerapkan protokol kesehatan dan menekan munculnya kasus baru covid-19 di Ponorogo untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan bersama tanpa harus menghambat perputaran ekonomi daerah.

Seperti halnya BPTD wilayah XI Provinsi Jawa Timur yang mengadakan Sosialisasi Keselamatan Pelayanan Angkutan Telaga Ngebel Kabupaten Ponorogo di masa pandemi covid – 19 kepada Paguyuban pemilik dan operator angkutan danau telaga Ngebel bertempat di Pendopo Kecamatan Ngebel (12/08/2020). Sosialisasi tersebut juga dihadiri oleh Kadishub Ponorogo, Kabid Destinasi dan Industri Disbudparpora Ponorogo, serta Forkopimcam Ngebel.

Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan untuk menyebarluaskan informasi keselamatan kepada masyarakat khususnya lingkungan pengelola kapal penumpang guna meningkatkan keselamatan bersama ketika hendak berkeliling telaga dengan luas 150 ha ini dengan menggunakan kapal, himbauan pentingnya menggunakan life jacket

Acara diakhiri dengan pembagian 75 pcs life jacket dan 25 pcs ring buoy kepada paguyuban pengelola kapal wahana keliling telaga ngebel, wujud kepedulian Pemerintah Pusat melalui Kementerian Perhubungan dan Pemerintah Kabupaten Ponorogo akan keselamatan pelayaran.

PASAR LEGI PONOROGO MUNGGAH MOLO, DISHUB ALIHKAN ARUS LALU – LINTAS

PERHUBUNGAN.PONOROGO.GO.ID : sejak bulan Februari 2020 lokasi proyek di ujung selatan Jalan Soekarno menjadi pemandangan yang kerap menyita perhatian pengguna jalan termasuk masyarakat Ponorogo.

Gedung yang nantinya berdiri megah ini adalah Pasar Legi Ponorogo, dulu sering dikenal dengan nama pasar songgolangit. ( 05/08/2020 ) Dinas Perhubungan Kabupaten Ponorogo Bidang Pengendalian dan Operasi menggelar Pengawasan dan Pengamanan arus lalu – lintas yang secara teknis arus di alihkan dari Jalan Soekarno Hatta menuju Jalan H.O.S Cokroaminoto.

Hal ini dilaksanakan untuk mendukung khidmatnya acara “Munggah Molo” Pasar Legi Ponorogo, pasca dilaksanakannya pengawasan dan pengamanan oleh Dinas Perhubungan pada saat pemancangan tiang pertama Maret silam.

Dengan ini Pasar Legi Ponorogo telah mencapai tahap baru, pemasangan pertama rooftop atau sering disebut dengan Molo dalam bahasa Jawa, perlu diketahui pembangunan Pasar Legi Ponorogo ini telah mencapai 50%.

Acara di hadiri oleh Bupati Ponorogo beserta para pimpinan OPD dan beberapa tokoh masyarakat, pemotongan tumpeng, dan doa bersama menjadi rangkaian acara peresmian “Munggah Molo” Pasar Legi Ponorogo.

Tak hentinya Dinas Perhubungan Kabupaten mendukung dengan cara pengawasan dan pengamanan setiap tahap baru yang dicapai dalam pembangunan Pasar Legi Ponorogo.

Pasar tradisional terbesar di Jawa Timur ini nantinya mampu menampung hingga 4000 pedagang dengan konsep Green Building atau Bangunan ramah lingkungan, di targetkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Ponorogo sebagai pendorong ekonomi rakyat.

DISHUB BUAT MARKA BARU MIRIP DI MOTOGP, INI FUNGSINYA

PERHUBUNGAN.PONOROGO.GO.ID : 32 kasus baru positif covid-19 2 sembuh ( 24/07/2020 ), 5 sembuh 4 kasus baru positif ( 25/07/2020 ), 8 sembuh 3 tambahan kasus baru ( 26/07/2020 ) Dari informasi di atas kita bisa simpulkan bahwa era new normal ini masih juga di iringi dengan penambahan kasus yang signifikan, walaupun kebanyakan kasus tersebut bukan cluster asli dari Ponorogo melainkan imported case dari luar daerah.

New Normal atau kebiasaan baru yang dilaksanakan masyarakat dalam menjalani kehidupan sehari – hari pergi ke pasar, pergi ke beribadah, berwisata lokal maupun berolahraga dengan menaati protokol kesehatan oleh karena itu Dinas Perhubungan Kabupaten Ponorogo Bidang Pengendalian dan Operasi membuat penyesuaian tersebut ke dalam lalu – lintas.

Survei dilaksanakan di berbagai simpang di Ponorogo dengan memperhitungkan volume kendaraan, pengecatan marka secara teknis dilaksanakan oleh seksi  manajemen dan rekayasa di simpang yang telah diperhitungkan pasca survei, marka yang mirip di sirkuit balap motogp ini berfungsi menjaga jarak aman physical distancing protokol kesehatan covid-19 minimal 1,5 meter.

Banyaknya pengguna jalan dari berbagai daerah, simpang merupakan titik kumpul yang cukup beresiko, untuk itu tanggap dinas perhubungan dalam mengawal dan mendukung new normal atau disebut dengan kebiasaan baru berprotokol kesehatan dimanapun tempatnya termasuk saat berlalu lintas, taati rambu lalu lintas keselamatan untuk kemanusiaan.